Kamis, 23 Januari 2025

Inovasi Produk Ubah Gaya Hidup Konvensional

 

Instagram @dencraft.co




Jakarta - Masyarakat urban yang dinamis, telah secara teratur menjalani gaya hidup Konvensional sejak berabad silam.

Dimana sebagian besar manusia di zaman modern, lebih banyak menjalani aktivitas yang sangat padat di luar rumah, dan saling bersaing satu sama lain, dalam upaya menaikkan taraf ekonomi, sosial masyarakat.




Instagram @dencraft.co



Kebutuhan Primer seperti fashion, turut mengiringi peradaban manusia dalam menentukan pola hidup mereka yang terus berganti setiap tahunnya.

Dimana kebudayaan dan adat istiadat menjadi bagian dari gaya hidup yang tak dapat dipisahkan satu sama lainnya.




Instagram @dencraft.co




Denim merupakan kain "Serge de Nimes" yang dibuat di Nimes, Prancis, yaitu jenis Kain berserat kasar namun halus dan tahan lama, cikal bakal Levi Strauss dan Jacob W. Davis dalam membuat celana Jeans pertamanya di kota New York, USA tahun 1880 silam.

Denim yang identik dengan warna biru, telah menjadi bagian paling penting dalam hidup manusia di belahan dunia, hingga hari ini.

Namun benang sintetis bahan baku utama produksi Denim yang tidak ramah lingkungan.

Kerap menyisakan tumpukan Pakaian berbahan Jeans usang di lemari gudang.


Tenun Ikat Tradisional Indonesia 


Masyarakat Indonesia, sejak lampau kaya dengan kain tenun ikat tradisional yang diproduksi oleh masyarakat lokal setempat hingga hari ini, serta konsisten dibuat dengan cara yang sama sejak berjuta-juta tahun lalu.

Sehingga "Rasa" dalam selembar kain, mewarnai setiap helai benang yang di tenun dan tidak ada yang sama, di setiap lembarnya.



Instagram @dencraft.co



Bertahun-tahun menekuni bisnis dan fashion di seputaran batik.

Erna Prilyani, S.Si

Mulai tergerak untuk berkreasi dengan menciptakan produk Fashion bertema Denim yang Ia dirikan di bulan Desember, pada tahun 2022, silam.

Produk Fashion Denim dan Craft, yang disingkat DenCraft, merupakan produk berbahan utama kain Denim, yang divariasikan ke dalam fashion Outer, Sepatu, dan Tas.

Bahan Denim yang telah melalui proses washing, dikombinasikan dengan sulam Sashiko, kain wastra seperti batik dan tenun, sehingga menghasilkan desain unik dan kekinian.




Instagram @dencraft.co



Melalui Visi menjadi pelopor usaha kreatif berbasis kain denim yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Erna Prilyani, S.Si 

Ingin menyampaikan Misi Gaya Hidup Ekologis, melalui:

1. Inovasi Produk

Menciptakan berbagai produk berkualitas tinggi dan fungsional seperti pouch, tas wanita, tas ransel, dan aksesoris lainnya, dengan desain modern yang memanfaatkan kain denim.

2. Keberlanjutan

Mengurangi limbah tekstil dengan mendaur ulang jeans bekas menjadi produk yang bermanfaat, unik, dan bernilai ekonomi tinggi.



Instagram @dencraft.co





Design menarik juga dapat ditemukan pada katalog Dencraft, email batikkiesya@gmail.com, yang menampilkan berbagai produk berbahan denim unisex, guna menunjang penampilan kawula muda serta berjiwa muda di segala usia.



Instagram @dencraft.co




Diantaranya koleksi sepatu DenCraft yang menyediakan berbagai variasi sepatu denim yang dikombinasikan dengan batik cap, denim kombinasi lurik dan denim washing.

Menghasilkan desain sepatu yang dinamis dan fashionable, serta cocok untuk segala aktivitas.




Instagram @dencraft.co




Selain Totebag Denim dengan material utama upcycled jeans dan tali, yang terbuat

dari kulit serta ransel mini dan design tas Denim lainnya.




Instagram @dencraft.co




Produk tas kombinasi bahan denim washing dan upcycled denim, adalah Koleksi best seller dari DenCraft dengan motif patchwork dan sentuhan sulam Sashiko.

Sementara Outer Craft menggunakan material utama Denim washing 6,5 oz yang dikombinasikan dengan kain tenun Indonesia.

Memberi keunikan tersendiri pada jeans dengan sentuhan tenun didalamnya.

Sehingga cocok dikenakan ke berbagai acara, baik formal maupun kasual. Sha  




Minggu, 06 Oktober 2024

INDIKATOR

 Di Tulis oleh Editor 


In Frame Sha Mantha

                                   Photo Taken by Ruang Kosong 303 

 
 

 

Adakah dari Rakyat terdidik di Indonesia yang bisa mendapat solusi atas jerat Oligarki di NKRI?

Jika setiap proses yang berjalan, pasti menyajikan PERUBAHAN INDIKATOR.

Dari setiap INDIKATOR, kita akan mendapatkan acuan arah trend ke depan untuk sesuatu yang akan terjadi.

Sehingga akan didapatkan akurasi dari suatu estimasi.

Jika kita bicara PEMILU 2024 / PILKADA saat ini, maka sampai detik ini, tidak ada INDIKATOR yang mengindikasikan bahwa; HASIL PEMILU 2024, BUKAN BONEKA OLIGARKI LAGI.

Demikian hal dengan Pilkada yang akan terjadi saat ini.

Itulah masalah NKRI saat ini

Sebab tak memiliki FORMULA TERBAIK untuk MEMERDEKAKAN NKRI dari JAJAHAN PARA OLIGARKI.

Walaupun lewat proses penggantian kepemimpinan bernama PEMILU ataupun Pilkada ditingkat Daerah /Provinsi.

SIAPA PUN KANDIDAT yang TERBAIK dari yang TERBURUK di NKRI.

AKAN TETAP MASUK JEBAKAN SISTEMATIS OLIGARKI yang SUDAH TEREGULASI dan TERKONSTITUSI.

Selama SUARA KPU di ATAS SUARA RAKYAT.

Selama KEKUASAAN cuma modal SUARA KPU yang di stempel legalisasi Mahkamah Konstitusi.

Selama PARTAI BERKUASA DI EKSEKUTIF juga BERKUASA DI LEGISLATIF dan di YUDIKATIF.

Selama MEDIA MAINSTREAM MILIK PARA OLIGARKI tetap MENDOMINASI KEPASTIAN antara yang BENAR dan HOAX.

Padahal cuma menyajikan BERITA PEMBENARAN.

Selama HUKUM masih TEBANG PILIH dan masih dijadikan sebagai alat Pemecah belah RAKYAT.

Selama AMANDEMEN UUD'45-2002 masih diterapkan.

Selama GBHN dan REPELITA-PELITA masih ditiadakan.

Selama OKNUM-OKNUM BUSUK, para POLITIKUS binaan ORBA, para JENDERAL, para ULAMA, para JURNALIS, para PENEGAK HUKUM, para KONGLOMERAT, para PETINGGI ASN didikan ORBA, membentengi di BELAKANG, SAMPING dan DEPAN ERA saat ini.

Selama itu pula Indonesia

BELUM MEMILIKI INDIKATOR PROSES PERBAIKAN bagi KEDAULATAN dan KEMERDEKAAN DE FACTO NKRI.

KEKUASAAN NKRI MASIH DIKANGKANGI PARA CUKONG RAKUS yang ANTI BERBEDA dan ANTI BERBAGI.

Sehingga KEKUASAAN POLITIK jadi KEKUASAAN SATU KOMANDO yang lebih militer dari pada militer yang sesungguhnya.

Artinya saat ini, CALON cuma indikator euforia sesaat, belum jadi indikator INDONESIA BARU. #Pembangkang_yang_manis 



Selasa, 09 Juli 2024

Kau Bawa Kemana Nuswantara?

Ditulis oleh Editor 



 

In Frame Sha Mantha 
Photo Taken Lawerrisa



 



INDONESIA - Sejak ratusan tahun silam, Nuswantara dipegang oleh dinasti kerajaan dan telah berhasil menjadi Negara keemasan.

Namun dengan datangnya penjajah Kolonial Belanda dan Jepang, dinasti kerajaan telah usai dibawah naungan Negara Republik Indonesia, sejak era Ir. Soekarno, hingga Ir. Joko Widodo, saat ini.

Aturan hukum Undang-Undang Dasar 1945, tidak dijalankan sesuai aturannya, namun justru telah dirubah oleh pejabat-pejabat Negara, yang tidak bertanggung jawab.

Rakyat menangis, memiliki pemimpin yang tidak dapat mensejahterakan hidupnya.

Nilai rupiah hancur dan saling tumpang tindih, oleh banyaknya pejabat yang korup, berikut jumlah hutang di Negara ke-3, yang terus membumbung, setinggi langit.

Jelas ini sangat membebani Rakyat 

Bagaimana Bangsa ini dapat memperbaiki kondisi Negara saat ini, agar dihormati oleh Dunia, sehingga kesejahteraan berbalik 180 derajat lebih baik dari saat ini, jika Negara ini bahkan tidak memiliki sistem sama sekali?

Sedang moral-moral pejabat, sangat buas dan jahat.

Bagaimana sistem mengunci keburukan moral warga negara di seluruh dunia, sehingga seluruh koruptor tertangkap dan mengembalikan uang yang dibawa lari ke luar negeri?

Sementara para Pejabat, masih begitu rakusnya menggerogoti uang Rakyat?

Semua wajib diberantas

Bagaimana Bangsa Indonesia dapat dihormati oleh dunia serta dapat mengontrol kekayaan seluruh Negeri, jika mengangkat warga Negaranya, sebagai TUAN NEGARA yang disegani oleh seluruh Pejabat saja pun tak mampu?

Sementara jika dilihat dari wajah Negara saat ini, sudah tidak ada lagi pilihannya, selain mengganti pemimpin Negara sebagai jalan akhir, dengan sosok nasionalis yang cerdas serta memiliki keberpihakan terhadap Rakyat.

Lantas bagaimana dapat mensejahterakan Rakyat, apabila aturan hukum Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33, tidak pernah dilaksanakan sistemnya?



NUSWANTARA GAGAH

 Ditulis Oleh Editor 


In frame Sha Mantha 
Photo Taken by Puguh Rata Widura




Indonesia - Hendak dibawa kemana Bangsa dan Negara ini?

Sedang Negara adalah sistem di atas masyarakat, yang mengatur masyarakat tanpa syarat, melalui kesetaraan, kerja sama, serta kasih sayang. 

Sehingga, Negara wajib memastikan, bahwa kesejahteraan seluruh Rakyat INDONESIA, telah menerima sebanyak mungkin faktor produksi, dan bukan berfokus pada kesejahteraan pribadi saja. 

Namun demi mewujudkan keadilan umum dalam ekonomi.

Tak sedikit orang menjadi egois dan merusak harmoni alam Masyarakat, dengan memupuk keserakahan, sebagai yang terpenting, terhebat, terkaya, terkuat, paling berkuasa, maha segala-galanya serta hendak memiliki dunia berikut seisinya, demi mengejar keuntungan pribadi.

Sementara untuk menghilangkan kemiskinan dan eksploitasi Masyarakat ekonomi sulit, perlu dilakukan produksi, atas dasar penggunaan, bukan hanya untuk keuntungan semata dan persaingan digantikan oleh rencana. 

Tanpa adanya hak milik pribadi atas produksi, menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan sederajat, serta kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi, yang diatur oleh Negara.

Melalui tidak adanya pembagian kelas sosial, mengutamakan kepentingan dan kekuasaan Negara.

Maka setiap orang bekerja untuk komunitas, berkontribusi pada kebaikan bersama, serta mempertimbangkan hak dan kewajiban orang lain. 

Yang tentunya sesuai dengan marwah serta moral umat manusia, sebagaimana sifat manusia adalah harmoni, dan sesuai dengan tatanan sosial Masyarakat.

Sebab sifat moral Manusia itu baik

Tentu sifatnya adalah sosial, sebagaimana asumsi dalam harmoni/ harmoni dalam tatanan sosial.

Sehingga seluruh lapisan masyarakat, dapat menikmati hak yang sama dalam menikmati kesejahteraan, kekayaan dan kemakmuran, yang adil dan beradab.

Lantas apa yang dibutuhkan untuk kesejahteraan Rakyat dan Negara Indonesia?

Dan bagaimana cara untuk menolong BANGSA dan NEGARA ini berbalik 180 derajat lebih bagus dari sekarang?

Menuju Perubahan, dibutuhkan Keberanian Militan didalamnya.

Tanpa itu semua, Republik Indonesia sebatas jalan di tempat saja.


Senin, 24 Juni 2024

Etika dan Moral Integritas PANCASILA

              Ditulis oleh Editor 


In Frame Susi Ambar Rukmi 
Photo Taken Rocky Projects 




Jepara - PANCASILA merupakan Filsafat yang sangat diperlukan dalam membantu setiap individu/ BANGSA INDONESIA, yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun di penjuru Dunia, serta Ber-Kwarganeraan Indonesia.

Guna mengembangkan sistem moral dan etika yang kuat.

Dengan memahami apa yang benar dan baik

Baik dan buruk, ibarat dua daya pada kutub berbeda, di sebatang magnet.

Dan daya seperti ini, ada dimana-mana, disegala arah, atas, bawah, di luar diri dan di dalam diri.

Tinggal dibagian mana, Anda hendak menghidupinya.

Saat muncul dorongan dari dalam diri, dorongan yang sudah pasti ada, disadari maupun tidak.

Dorongan untuk berbuat baik atau dorongan untuk berbuat buruk. 

Dorongan mana yang paling sering Anda ikuti?




Ritual Upacara Adat - Sedekah Bumi 

Di wilayah Dukuh Dermayu, Desa Bumiharjo, Kec. Keling, Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia  





Sedang Filsafat sendiri, mengajarkan pentingnya mencari dan menjalani hidup yang bermakna.

Dengan menemukan tujuan hidup dan makna dalam tindakan sehari-hari, tiap individu dapat membawa diri ke arah yang lebih positif dan konstruktif.

Sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dan kesadaran akan Dunia di sekitar.

Hal Ini memungkinkan setiap individu, menjadi lebih bijak, dalam memilih tindakan dan reaksi terhadap berbagai situasi.

Dengan memahami filsafat yang terkandung di setiap sila dalam PANCASILA, sebagai pengendali diri.

Serta mengamalkan ayat 33, yang tertuang di dalam Hukum Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, tahun 1945.

Hal ini berarti, tiap-tiap Individu/Bangsa Indonesia, telah menggunakan Pengetahuan dan Wawasan Filosofisnya.

Guna membentuk karakter, dalam membuat keputusan yang bijaksana, serta hidup dengan integritas dan seimbang, secara lahir maupun batin.




Ritual Upacara Adat - Sedekah Bumi 

Di wilayah ukuh Dermayu, Desa Bumiharjo, Kec. Keling, Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia  




Lantas Bagaimana Cara Memahami Filsafat Sebagai Pengendali Diri?

Warga Negara Indonesia di penjuru Dunia, dapat mengendalikan tindakannya, sesuai dengan prinsip-prinsip etika yang diyakini.

Sesuai yang tertuang di dalam Sistem Trisula Wedha.

Melalui prinsip-prinsip dan pemikiran filosofis dalam mengatur, mengendalikan, serta membimbing perilaku, emosi, dan pemikiran individu.

Filsafat mampu mendorong individu untuk merenungkan hidupnya, memahami motivasi, tujuan, dan nilai-nilai yang mendasari tindakannya.

Dengan refleksi yang mendalam, individu dapat mengenali kelemahan dan kekuatan diri, serta bekerja untuk meningkatkan diri.

Bahkan melalui studi filsafat, individu juga dapat mengembangkan kebijaksanaan (phronesis), yaitu kemampuan untuk membuat keputusan yang baik dan benar.

Kebijaksanaan ini membantu dalam menghadapi situasi hidup yang kompleks dan penuh tantangan.

Filsafat Stoik, misalnya, mengajarkan pentingnya pengendalian emosi dan penerimaan terhadap hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan.

Dengan memahami dan menerapkan ajaran-ajaran ini, individu akan mampu mencapai ketenangan batin dan stabilitas secara emosional.

Dan tubuh akan menjadi rumah bagi sejuknya Jiwa, apabila seseorang penuh penerimaan di dalam dirinya.




Sedekah Bumi - Warga Dukuh Dermayu, Desa Bumiharjo Kec.Keling,Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 




JAGAT RAYA mewakili perwujudan Nyata dari zat MAHA KUASA

Telah menciptakan berbagai perwujudan diantaranya; Hewan, Tanaman, Manusia dll.

Dari perwujudan-perwujudan tersebut, hanya Manusia yang dipandang sebagai Makhluk paling sempurna oleh sesama Manusia.

Sebab Manusia dapat berbicara/menjalin komunikasi, dengan menciptakan perwujudan materi, keindahan dan aturan Undang-Undang, serta Hukum Negara, diseluruh Dunia.




Sedekah Bumi - Warga Dukuh Dermayu, Desa Bumiharjo Kec.Keling,Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 



Banyak Manusia tidak menyadari, bahwasannya berbagai kelahiran, terdapat jenis yang sehat dan tidak sehat.

( cacat secara fisik maupun cacat mental bawaan )

Meskipun sebagian yang terlahir tidak sehat, juga dapat dianggap normal, melalui berbagai kecerdasan dan kekuatan fisik yang dimilikinya.

Melalui sumber kehidupan dari segala mahluk hidup di Dunia, yang dilahirkan dari penyatuan sel sperma jantan dan kandung sel telur betina.

Adapun kesehatan dari sel sperma maupun kandung sel telur, sangat bergantung dari jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh tubuh, setiap harinya.

Jika dari sel Jantan dan Sel Betina sehat seluruhnya, maka akan melahirkan bayi yang sehat.

Namun jika salah satunya, telah terkontaminasi bakteri dan virus, tentu Janin di dalam kandungan, juga tidak sehat.

Singkatnya

Dalam kehidupan ini

Jiwa MANUSIA terdiri dari IQ; EQ; SQ dan TQ.

IQ adalah kecerdasan intelektual, sementara EQ merupakan kecerdasan emosional. 

Dan TQ adalah kecerdasan transendental.

EQ meliputi :

Kecerdasan emosional, yang mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat, motivasi/memotivasi diri, pengendalian, dorongan hati, empati dan kecakapan sosial.

SQ adalah ukuran kecerdasan dari sisi spiritual.

Akan terlalu panjang jikalau diceritakan detailnya.

Namun perlu disadari, bahwa perwujudan zat ESA, merupakan kekuatan jagat nyata yang tidak dapat dikalahkan oleh Manusia.

Contoh : UDARA; CAHAYA; AIR; ANGIN

Dan tanpa itu semua, tidak ada mahluk yang dapat hidup, sebab hal tersebut, bukan berasal dari halusinasi yang tercatat dalam cerita Kitab-Kitab Agama.




Ritual Upacara Adat Sedekah Bumi di Buka oleh Perangkat Desa Bumiharjo, Kec. Keling, Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 




KESADARAN MURNI 


Saat melakukan pengamatan

Kesadaran murni hanya mengamati, tanpa menilai, tanpa berasumsi tanpa menafsir-nafsirkan.

Hanya mengamati secara apaadanya, tanpa banyak melibatkan pikiran, sebagaimana mestinya, sesuai kenyataan, bukan khayalan.

Jika kesadaran murni Anda telah terlatih.

Maka kesaksian Anda, akan semakin jernih tanpa dipengaruhi oleh ciptaan pikiran, yang berasal dari rasa perasaan Anda sendiri. 

Dan kesadaran murni inilah, unsur diri Anda, sebagai Penyaksi yang baik 

Saat pikiran Anda, berhenti menciptakan kenyataan-kenyataan, realitas - realitas.

Kesadaran yang muncul adalah kesadaran untuk mengamati realitas-realitas yang sejati, yang murni, bukan kesadaran yang diciptakan oleh pikiran Anda sendiri.

Kesadaran inilah yang dinamakan dengan Kesadaran Murni.




Sedekah Bumi - Warga Dukuh Dermayu, Desa Bumiharjo Kec.Keling,Kab. Jepara, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 




KENYATAAN SEJATI 

Kenyataan yang sejati, sudah semestinya dan demikian adanya. 

Tidak berubah, tetap demikian adanya, sebagaimana mestinya.

Dulu sekarang sampai selama-lamanya

Sebelum Pikiran Saya dan Anda lahir

Bahkan setelah Saya dan Anda

Pikiran Saya dan Pikiran Anda

Sudah tidak ada lagi di dunia ini

Absolut -Supreme Reality. Kenyataan Sejati /

Kenyataan Murni.

Dan bukan hasil ciptaan pikiran maupun konsep, bukan hal yang Bias, bukan hal yang Multi-Tafsir.

Leluhur Nusantara pernah mengatakan dalam sebaris kalimat;

"BHINNEKA TUNGGAL EKA TAN HANA DHARMA MANG RUA"

BHINNEKA TUNGGAL EKA yang bermakna;

Dunia ini meskipun berbeda - beda, dengan skala yang berbeda - beda, dengan fungsi dan tugas yang berbeda - beda, tapi 

TUNGGAL EKA, sejatinya SATU KESATUAN YANG UTUH.

TAN HANA DHARMA MANG RUA, artinya;

Tak ada kebenaran dalam segala sesuatu yang Bias / Dualitas.

Multitafsir adalah Bias, satu ayat yang dibaca oleh 10  orang, dapat menjadi 10 tafsiran.

Selama hal itu masih merupakan tafsiran - tafsiran, konsep-konsep yang diciptakan oleh pikiran.

Maka masih belum benar

Masih Bisa benar dan bisa salah

Bisa benar menurut Saya

Bisa Salah menurut Anda -Subjektif.

Semua peristiwa yang Saya dan Anda saksikan, rasakan dan alami, adalah kitab kejadian kita masing-masing.

Sehingga dari sini, kita harus jeli, petik pelajaran dari setiap peristiwa tersebut.

Agar semua yang akan kita pelajari dan pahami, sesuai dengan kenyataan Semesta Alam.

Serta bukan berdasar pada Kenyataan Ciptaan Pikiran dan Rasa Perasaan kita pribadi, sebagai Manusia.



Minggu, 23 Juni 2024

Mengapa Sistem Demokrasi Begitu Kacau?

 Di Tulis Oleh Editor 


In Frame Sha Mantha 
      Photo Taken by Mr Sensor Photography 
Instagram @Ruang Kosong 303 

 



Jepara, Indonesia - Mengapa Sistem DEMOKRASI PANCASILA begitu kacau-balau di Negara Indonesia?

Inilah fakta yang harus di terima serta diperbaiki.

Demokrasi sebagai bentuk Pemerintahan, yang mana Rakyat adalah Penguasa. 

Tetapi bagaimana kekuasaan beroperasi dalam kehidupan sehari-hari, di luar konteks pemerintahan formal. 

Merupakan elemen penting dalam dinamika sosial, yang dapat mempengaruhi cara masyarakat Indonesia dalam berinteraksi dan berkeputusan.

Tentu ada kelebihan dan ada juga kekurangan dari sistem DEMOKRASI. 

Namun di masa sekarang ini

Demokrasi cenderung ke arah ayat-ayat kiri.

Dan Elit tetap punya kendali yang sangat berpengaruh di tubuh Pemerintahan Indonesia. 

Meski sejak Negara ini berdiri 

INDONESIA sepakat menganut Sistem Demokrasi PANCASILA, yang di rumuskan oleh Muhammad Hatta.

Sistem Demokrasi, yang telah di pilih dan di tetapkan oleh para Bapak BANGSA. 

Mengharuskan segala bentuk keputusan, yang di ambil dengan cara Musyawarah dan Mufakat bersama, meski terkesan lambat serta rumit dan bertele-tele.

Tak urung, hal-hal yang acap kali dapat ditempuh dalam waktu singkat dan segera, cenderung lamban, dan justru mendorong terjadinya kesepakatan bersama antar para Politikus.

Sehingga Demokrasi di negara INDONESIA menjadi beragam, oleh sebab adanya faktor Politik yang mempengaruhi, sistem DEMOKRASI PANCASILA.

Oligarki sebagai bentuk Pemerintahan dengan segelintir orang yang berkuasa.

Menyadari bahwa Indeks tertinggi Demokrasi Indonesia, masih jauh dari Demokrasi yang sebenarnya, yaitu tercatat diangka 70% pada tahun 2018 silam.

Sehingga Kedaulatan Rakyat, belum pernah terjadi di Negara ini.

Oleh sebab itu, dibutuhkan para relawan diatas 50% + 1 dan pemimpin boneka.

Maka Oligarki mampu membuat Demokrasi tiruan kualitas super, dengan cukup bermodalkan makan siang gratis, ditambah Buser yang beringas, agar Rakyat dapat tunduk untuk selamanya.

Akibat kendali Oligarki saat ini 

Nilai-nilai dari Demokrasi PANCASILA tercampur aduk.

Sebab semuanya telah di hegemoni oleh Ideologi besar, termasuk Ideologi Kapitalisme dan Ideologi Komunisme, maupun fasisme.

Sehingga Idelogi Pancasila, tak lebih sebagai boneka yang dimainkan oleh kelompok Oligarki.

Maka tidak ada jalan selain berperang dan siap mati, mengantarkan nyawa.

Sebagai kekuatan akhir dari kelas bawah, yang harus senantiasa, mengikutsertakan pengendalian Oligarki, dalam bentuk perlawanan apa saja, sebab tidak memiliki kekuatan apapun.

Akan tetapi

Kekuasaan Oligarki dalam mempengaruhi serta mengontrol perilaku kaum Elite.

Memiliki kendali atas sumber daya, informasi, maupun keputusan yang penting dalam Sistem Demokrasi PANCASILA di Negara Indonesia. 

Dan untuk memahami kekuasaan Oligarki, perlu melibatkan kesadaran masyarakat Indonesia secara luas. 

Tentang bagaimana kelompok Oligarki dapat menggunakan sumber daya, pengetahuan, maupun koneksi, dalam mempengaruhi situasi maupun orang lain. 

Hal tersebut dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, seperti pekerjaan, hubungan sosial, organisasi, atau bahkan dalam dinamika keluarga.

Saat ini

Bangsa INDONESIA "Darurat" peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Unggul.

Untuk merealisasikan Sistem Demokrasi secara baik dan benar, tanpa lagi andil Pemerintah, yang menghalang-halangi dalam upaya pencerdasan Bangsa, agar Masyarakat cerdas dan bermental kuat.

Fakta dan Data di atas adalah salah satu petunjuk, mengapa DEMOKRASI PANCASILA rusak dari ujung hingga pangkal.

Tetapi akan menjadi suatu keajaiban apabila rata-rata IQ Warga Negara Indonesia di atas angka 100. 

Tentu Dunia akan segera melihat, kedahsyatan Sistem Demokrasi PANCASILA, sehingga kekuasaan tertinggi, kembali menjadi milik Rakyat INDONESIA.

Semoga semua di beri umur panjang dan dapat menyaksikan. 




Minggu, 16 Juni 2024

Perbedaan AGAMA, WARGA NEGARA dan PANCASILA

 Di tulis oleh Editor 



In Frame Sha Mantha

Photo Taken Mr Sensor Photography/Instagram @Ruang Kosong 303

 


Jepara, Indonesia - Pada dasarnya, dari seluruh Presiden di Republik Indonesia, tidak ada yang sadar dan tidak ada yang berani berbicara jujur, dengan seluruh warga negaranya.

Sehingga rakyatnya teradu domba dan tertimpa suatu ketidaktahuan, dalam membedakan arti topik bahasan diatas.

Tentang apa yang dimaksud dengan IDENTITAS WARGA NEGARA; AGAMA dan WARGA NEGARA.

Sedangkan maksud dari IDENTITAS WARGA NEGARA itu sendiri, tidak dilihat dari  agama yang dianut oleh seseorang yang menyandang atau ber-KEWARGA NEGARAAN, tetapi dibuktikan dari kewarganegaraannya masing-masing.


AGAMA 


AGAMA, kitabnya dikarang oleh sosok filosuf yang ingin mencontohkan sifat-sifat perilaku manusia baru, yang di adopsi dari cerita-cerita sejarah, tentang perjalanan manusia-manusia hebat di zamannya, yang sudah meninggal ribuan tahun silam.

Sedangkan dalam ajaran budi pekerti, menjadi manusia baik, ribuan tahun yang lalu hingga saat sekarang, hampir sama, tergantung dari situasi dan kondisi.

Banyak manusia salah mengerti

Sejatinya ajaran agama telah dibelokkan menjadi keyakinan persembahyangan, supaya hidup umat dan penganutnya diberikan rasa kasih oleh-Nya dan bisa mendapatkan rezeki serta masuk sorga.

Dunia ini nyata, dan semua ajaran dari kondisi alam, gurunya bukanlah dari Yang Maha Esa tetapi dari manusia-manusia yang lahir di dunia, terlepas pada bidang-bidang dan keahliannya.

Rasa kasih juga demikian, timbul dari perjalanan hidup yang diawali oleh pendidikan rasa dari orang tua, yang kemudian berkembang sesuai kondisi perjalanan hidup masing-masing individu, tanpa membawa-bawa nama-Nya.

Dunia Nyata 

Tidak ada rumah peribadahan kecuali dunia itu sendIri yang BERATAP LANGIT dan BERLANTAI BUMI.

Sehingga seluruh MANUSIA di Dunia, wajib menjalankan kewajiban hakikat yang baik, tanpa melanggar Undang-Undang dan hukum negara dalam setiap waktu tanpa batas dan di manapun saja di dunia ini.

Maka apabila bicara tentang sholat atau sembahyang, hal tersebut, tidak ada jawaban yang pasti di dunia fana ini.

Tetapi yang pasti, hanya hakikat.

Sebagaimana Hakekat Hidup Itu Kerja.

Maka sudah jelas, harus menjalankan HAKIKAT HIDUP, yaitu mau kerja mencari rezeki dengan kecerdasan yang dimiliki.

Berperadaban budaya agar disenangi dan dihormati manusia yang lain.

Rukun, saling bergotong royong, hingga pada akhirnya dapat saling berkasih sayang, dalam pertemanan maupun perjodohan.

Semua hal di atas, datangnya dari masing-masing individu itu sendiri, yang akan dijawab oleh semesta alam, melalui HUKUM SEBAB AKIBAT, tanpa membawa-bawa maupun menuntut tanggung jawab Yang Maha Esa.

Bagi manusia yang berkesadaran bahwa Yang Maha Esa itu ada, tentu akan berpikir. 

Di mana ya, keberadaan Yang Maha Esa?

Karena dunia itu nyata, tentunya juga Yang Maha Esa, tidak mau berbohong.

Maka cukup ketahui, yakini dan percaya.

Bahwa Yang Maha Esa itu ADA

Dan berwujud Alam Jagat Raya berisi ciptaan-Nya seperti;

UDARA; CAHAYA; ANGIN; AIR; API; BULAN; MATAHARI dan lain sebagainya.

Sebagaimana itu semua, oleh manusia, tidak dapat menciptakannya, selain Ia Sang Maha Kuasa.

Maka HILANGKAN HALUSINASI dalam persembahyangan yang tidak akan ada faedahnya.

Contoh berhalusinasi adalah mendengarkan ucapan diri sendiri yang isinya hanya permohonan berupa kalimat serta ucapan;

"MUDAH-MUDAHAN" atau "SEMOGA"

 

 FILUSUFI, PANCASILA dan GURU SEJATI 


PANCASILA di negeri ini pada dasarnya, mengajar warga negara Indonesia untuk berfelosufi, agar percaya adanya DUNIA dan Yang Maha Esa, itu nyata .

Sedangkan Filsuf/Filusufi/Filsafat adalah ilmu pengetahuan, cara berpikir secara menyeluruh terhadap masalah apapun, dalam tatanan kehidupan di DUNIA ini

Sebagai salah satu sumber keilmuan akal Logic yg ada di setiap orang.

Melalui keberadaan Sang Guru Sejati.

Sebab:

GURU SEJATI

Adalah pengalaman hidup sendiri, serta bukan "katanya" yaitu kesaksian yang berasal dari orang lain, kecuali ilmu pengetahuan yang disampaikan dan berasal dari para guru disekolah serta lingkungan cendekiawan.

Maka carilah GURU SEJATI setinggi mungkin, agar bisa menguliti teka teki/rahasia di dunia ini.


IDENTITAS WARGA NEGARA


Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air yang bernaung dibawah NEGARA Republik INDONESIA.

Tentunya anda semua tau, bahwa kita semua ini hidup didalam dunia nyata yang bukan khayalan.

Penurunan KELUHURAN BUDI PEKERTI

( Bicara soal Adab ) dan PRAKTEK HAKIKAT.

Berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi di Masyarakat luas Indonesia.

Maka semua warga Negara Indonesia, wajib kembali kepada PANCASILA dan UUD'45 

( Pasal 33 ), maka: 

INDONESIA dapat Kembali Kepada Adab-Adabnya.

Sebagai dasar dalam ber-Negara, sehingga moral seluruh Warga Negara INDONESIA di penjuru dunia, dapat dikendalikan, bahkan menekan peredaran bisnis Narkoba.

Guna menuju Mercusuar DUNIA.

Dan Kita semua berkesempatan mengolah Sumber Daya Alam disekitar kita, bahkan mengolah limbah dan sampah organik sekalipun, sehingga kita tidak terpaku diseputar pertambangan saja.

Dengan mendukung program "Ekonomi Kerakyatan."

( Dalam mengembangkan potensi Usaha Kecil Mikro ) .

Sehingga BANGSA INDONESIA terbebas dari Belenggu "DIKTE PASAR BEBAS '

Melalui ketahanan Pangan Terintegritas

( Bangsa yang Mandiri )

Dimulai dari Desa, sebagai sumber penghasil Pangan.

Sejauh ini 

Pemerintah Indonesia telah merealisasikannya ke dalam berbagai program, sesuai alur, serta rule yang ada dan telah berjalan selama satu dekade terakhir dan akan terus berlanjut, hingga masa mendatang.

Sekarang tugas kita sebagai Warga Negara Indonesia yang berbangsa satu, Tanah Air Indonesia, wajib untuk saling bersinergi, semisal bekerja sesuai kecerdasan, maupun sesuai dengan keahlian tiap-tiap individu.

Dengan mengubah gaya hidup konvensional menuju ekologis ( pola hidup dan pola pikir ) sesuai pada Sumber Daya Manusia yang ada, terlebih dahulu.

Sementara JAGAT RAYA mewakili perwujudan Nyata dari zat MAHA KUASA

Telah menciptakan berbagai perwujudan diantaranya Hewan, Tanaman, Manusia dll.

Dari perwujudan-perwujudan tersebut, hanya manusia yang dianggap sempurna oleh sesama manusia, disebabkan bisa bicara menjalin komunikasi yang menciptakan perwujudan materi, keindahan dan aturan undang undang serta hukum negara diseluruh dunia.

Banyak manusia tidak sadar bahwa berbagai kelahirannya terdapat jenis yang sehat dan cacat, meskipun sebagian yang cacat juga bisa dianggap normal melalui berbagai kecerdasan dan kekuatan fisiknya.

Sumber kehidupan dari segala mahluk hidup didunia, dilahirkan dari percampuran sperma jantan dan kandung telur betina.

Adapun kesehatan dari sperma maupun kandung telur tergantung dari jenis makanan dan minuman yang masuk ditubuhnya.Jika sehat semua, akan melahirkan bayi yang sehat namun jika salah satunya terkontaminasi oleh virus, tentunya bayi dalam kandungan juga tidak sehat.

Singkatnya

Dalam kehidupan ini

Jiwa MANUSIA terdiri dari IQ; EQ; SQ dan TQ.

IQ adalah kecerdasan intelektual, sementara EQ merupakan kecerdasan emosional. TQ, kecerdasan transendental. 

EQ meliputi :

Kecerdasan emosional yang mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat memotivasi diri dan mengendalikan dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial.

SQ adalah ukuran kecerdasan dari segi spiritual

Akan terlalu panjang jikalau diceritakan detailnya.

Namun agar supaya sadar bahwa, perwujudan zat ESA itu kekuatan jagat nyata yang tidak bisa dikalahkan oleh manusia.

Contoh : UDARA; CAHAYA; AIR; ANGIN

Dan tanpa itu semua, tidak ada mahluk yang bisa hidup dan hal tersebut bukan berasal dari halusinasi dari cerita kitab agama.

 


MENTAL "TUAN" DI BALIK MEJA LAYANAN

  Ditulis oleh editor  In Frame Sha Mantha  Photo Taken Sohan Photography  Jawa Tengah - Aplikasi pelayanan publik ("Super Apps"),...